JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat kebijakan diskon tarif tol selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) telah menyasar 4,39 juta kendaraan.
Langkah ini diklaim memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi pengeluaran pengguna jalan tol di berbagai wilayah. Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti mengungkapkan secara agregat, estimasi total nilai manfaat ekonomi yang diterima langsung oleh masyarakat dari kebijakan diskon tarif tol ini mencapai Rp11,934 miliar.
Diana merinci, manfaat ekonomi tersebut mencakup penggunaan jalan tol di wilayah Jabodetabek, jalan tol Trans Jawa, hingga jalan tol non-Trans Jawa.
“Jika ditotalkan secara keseluruhan dari Jabodetabek hingga Trans Jawa, estimasi total manfaatnya ada Rp11,934 miliar yang diterima 4,39 juta pengguna,” ujar Diana dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI, Selasa (20/1/2026).
Sebagai informasi, penetapan diskon tarif tol ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendistribusikan beban trafik sekaligus meringankan biaya logistik dan mobilitas selama puncak libur akhir tahun. Berdasarkan catatan Bisnis, pemerintah bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) memberikan diskon tarif tol hingga 20% selama periode Nataru. Setidaknya, 26 ruas ditetapkan mendapat potongan tarif.
Adapun, pemberlakuan potongan tarif tersebut diberikan untuk tarif tol terjauh barrier to barrier dengan metode pembayaran yang elektronik.
Berikut faftar 26 ruas tol yang akan mendapat potongan tarif saat Nataru:
Jaringan Jalan Tol Trans Sumatra
Diskon 10% – Medan – Binjai – Kayuagung – Palembang – Bakauheni – Terbanggi Besar
Diskon 20% – Sigli – Banda Aceh – Indrapura – Kisaran – Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat – Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi – Belawan – Medan – Tj Morawa – Pekanbaru – XIII Koto Kampar – Pekanbaru – Dumai – Indralaya – Prabumulih – TRB Besar – Pmt Panggung – Kayuagung Jaringan Jalan Tol Jawa dan Sulawesi
Diskon 10% – Kanci – Pejagan – Pejagan – Pemalang – Pemalang – Batang – Krian – Legundi – Bunder
Diskon 20% – Jakarta – Cikampek – Japek Elevated (MBZ) – Cikampek – Palimanan – Palimanan – Kanci – Batang – Semarang – Semarang ABC – Cisumdawu – Becakayu (Dynamic Pricing) – Kelapa Gading – Pulogebang – Manado – Bitung
